- If – Else: Pernyataan
if-elsedigunakan untuk menjalankan satu blok kode berdasarkan kondisi yang diberikan. Ini berguna untuk pengambilan keputusan sederhana hingga kompleks.
if (kondisi) {
// Blok kode jika kondisi benar
} else {
// Blok kode jika kondisi salah
}
- Switch – Case: Pernyataan
switch-casedigunakan ketika ada beberapa kemungkinan nilai untuk sebuah variabel, terutama jika nilai-nilai itu bersifat diskret (seperti angka atau string).
switch (ekspresi) {
case nilai1:
// Blok kode jika ekspresi == nilai1
break;
case nilai2:
// Blok kode jika ekspresi == nilai2
break;
default:
// Blok kode jika tidak ada yang cocok
break;
}
Perbedaan Utama:
| If-Else | Switch-Case |
|---|---|
| Digunakan untuk kondisi logika yang kompleks. | Digunakan untuk membandingkan nilai diskret. |
| Kondisi dapat berupa ekspresi boolean. | Nilai yang diperiksa harus berupa konstanta (int, char, string, dll). |
| Tidak memiliki fall-through behavior. | Memiliki fall-through jika break tidak digunakan. |
| Lebih fleksibel dalam hal ekspresi. | Lebih cepat untuk banyak kondisi nilai tertentu. |
Gunakan if-else jika kondisinya lebih fleksibel dan kompleks, dan gunakan switch-case untuk kasus dengan banyak nilai yang berbeda namun sederhana.