Pada dasarnya, komputer memanipulasi data atau objek (variable atau konstanta) oleh suatu program dan disimpan dalam memori. Tipe peubah dideklarasikan terlebih dahulu dalam bentuk variable atau konstanta yang digunakan untuk mewakili nilai dari peubah tersebut agar dapat melakukan suatu operasi dengan mengkombinasikan peubah-peubah tersebut agar menghasilkan nilai baru. Tipe data dapat dikelompokkan menjadi dua macam yaitu tipe data dasar dan tipe data bentukan.
A. Tipe Dasar
- Boolean
Tipe data ini merupakan bilangan logika yang memiliki dua kondisi yaitu benar (true) dan salah (false). Operasi yang dilakukan oleh tipe data ini disebut operasi Boolean yang mana menghasilkan beberapa operasi misalnya:
| A | B | A AND B | A OR B | A XOR B |
| true | true | true | true | false |
| true | false | false | true | true |
| false | true | false | true | true |
| false | false | false | false | false |
2. Integer
Bilangan bulat atau integer digunakan untuk nilai yang tidak disertai dengan nilai pecahan dengan rentang nilai yang tidak terbatas. Tetapi, dalam penggunaan komputer dibatasi sampai dengan nilai tertentu saja.
| Tipe | Rentang Nilai | Format |
| Byte | 0 – 255 | Unsigned 8-bit |
| Shortint | -128 – 128 | Signed 8-bit |
| Word | 0 – 65535 | Unsigned 16-bit |
| Integer | -32768 – 32767 | Signed 16-bit |
| longint | -2147483648 – 2147483647 | Signed 16-bit |
3. Float
Bilangan riil atau float merupakan bilangan yang memiliki pecahan dengan ciri titik ‘ . ’ (atau koma ‘ , ’). Pada dasarnya bilangan riil memiliki nilai tanpa batas seperti bilangan bulat, tetapi dikarenakan oleh keterbatasan prosesor komputer serta kompilator.
| Tipe | Rentang Nilai | Format |
| Real | 2.9 x 10-39 – 1.7 x 1038 | 6 byte |
| Single | 1.5 x 10-45 – 3.4 x 1038 | 4 byte |
| Double | 5.0 x 10-324 – 1.7 x 10308 | 8 byte |
| Extended | 3.4 x 10-4932 – 1.1 x 104932 | 10 byte |
4. Char
Karakter atau char memiliki peran penting dalam komputer dan banyak digunakan untuk penyerta rumus-rumus atau symbol-simbol tertentu. Misalnya: huruf alphabet ‘a – z dan A – Z’ angka decimal ‘0 – 9’, tanda baca ‘!, ?, ., :, ;’, operator ‘+, -, *, /’, atau karakter khusus seperti ‘$, #, @’, dan lain-lain.
5. String
String merupakan deretan karakter yang didefinisikan seperti halnya karakter tetapi memiliki untaian panjang yang dideklarasikan dengan menggunakan tanda petik disetiap awal dan akhir string. Contoh:
‘Bandung’
‘Jalan Ahmad Yani’
‘Program Studi Teknik Informatika’
B. Tipe Bentukan
1. Tipe dasar yang diberi nama tipe baru
Kita dapat memberi nama baru untuk tipe data dasar yang telah dibahas pada poin sebelumnya. Misalnya kita punya variable yang akan digunakan untuk menyimpan nilai tertentu. Maka kita dapat menuliskannya seperti berikut:
Type BilBulat : integer
2. Tipe Tersetruktur
Untuk tipe terstruktur, tipe data berupa record yang disusun oleh satu field yang menyimpan nilai dari tipe dasar atau bentukan yang sudah didefinisikan sebelumnya. Contoh:
| x | y |
Type titik : record < x : real, y : real >
Zalfa Amali Suryana_2011090
Zalfa Amali Suryana
2011090
Hikmatul_Fadilah_2011093_Hadir
Hadir
Mitha Mutia Sari_2011038_ Hadir
Nama : M Zaki Fahmi
Nim : 2011106
Kelas : Teknik sipil A
Muhamad Andhika Abdul Azis_2011089_Hadir
Aditia_2011042_hadir
Maaf pak telat🙏
Hadir pak maaf telat Akbar DN 2011097
Nama : Dela Misela
Npm : 2011051
Hadir, pak mohon maaf telat 🙏🏻
jaringannya
Encep Ahmad Husni Mubarok_2011100_ Hadir
Hadir. Mohon maf pak telat
Nama : Sultan Jabar Nurhakim
Npm. : 2011084
Kelas. :C
Hadir
Farhan f.a_2011101_hadir pak
Hadir pak
2011086_Noni Nuraeni hadir, maaf pak telat
Audi Amhar Azhari
2011092
Hadir